24 August 2016

Sebelumnya saya telah menulis tentang apa yang “Perlu Diketahui Tentang Waerebo”. Inilah petualangan saya di Waerebo...
Waerebo

Setelah dari Pulau Nuca Molas, saya dan kedua teman kembali ke penginapan untuk bersiap-siap meninggalkan penginapan. Dengan penuh keberanian dan kemauan yang tinggi, saya ingin sekali mengunjungi Waerebo. Berbagai pertimbangan pun muncul, sehingga saya mengambil keputusan untuk ke Waerebo seorang diri, sedangkan kedua teman saya yang bersama-sama selama kegiatan dari Labuan Bajo sampai di Nuca Molas kembali ke tempat mereka masing-masing.
Waerebo Lodge

22 August 2016

Siapa yang pernah mendengar kata Waerebo ??? Siapa yang ingin  dan sudah pernah ke Waerebo ??? Apa saja yang didapatkan ketika berkunjung ke Waerebo ??? Mengapa orang ingin ke Waerebo ??? Adakah cerita-cerita yang tersimpan dari history of Waerebo... Inilah beberapa pertanyaan yang terlintas di benak saya ketika membaca mendengar dan membaca beberapa tulisan tentang Waerebo. Sebuah tulisan mengungkapkan bahwa “Waerebo lebih dulu dunia (red. luar negeri) ketimbang di dalam negeri”.... Rasa penasaran dan ingin tahu tentang dan petualangan menuju Waerebo muncul ketika membaca cerita-cerita orang.... Ingin rasanya untuk bisa menikmati Waerebo secara langsung....
Waerebo

Kesempatan pun saya dapatkan untuk menginjakkan kaki secara langsung, merasakan nuansa dan melihat kehidupan masyarakat Waerebo... Sekembalinya kami dari Pulau Nuca Molas, saya pun dengan penuh semangat dan keinginan untuk mengunjungi Waerebo. Kedua teman saya kembali, saya hanya seorang diri untuk melanjutkan perjalanan, dengan berbagai pertimbangan saya pun mengambil keputusan untuk harus berpetualangan ke Waerebo.. 


16 August 2016

Perjalanan saya ke Pulau Nuca Molas berawal ketika ada kegiatan dari kantor......
Pulau Nuca Molas


Berangkat via udara dari Bandara El Tari, Kota Kupang menuju Bandar Udara Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Setelah sampai di bandara Komodo, kami melanjutkan perjalanan menyusuri daratan Folres dari Kabupaten Manggarai Barat ke arah Kabupaten Manggarai dengan menggunakan motor...

12 August 2016

Sebelumnya petualangan ala Backpacker di Bandung (Part 1) telah saya ceritakan, semalaman beristirahat. Paginya kami pun bersiap-siap untuk melanjutkan petualangan kami yang kedua dan terakhir sebelum beranjak dari Bandung. Check out dari penginapan, memesan ojek online dan menuju tujuan pertama kami, Museum Geologi. Menggunakan ojek online dengan biaya sekitar Rp. 15.000, kami pun meluncur.
Museum Geologi

Di depan museum terdapat beberapa barang yang dipamerkan, seperti  sebuah pin bowling raksasa berwarna hitam berdiri dengan kokoh. Menuju loket pembelian tiket, kami pun membayar sekitar Rp. 5.000 dan masuk ke museum, kami pun menitipkan barang-barang kami ke tempat penitipan barang untuk mengurangi beban yang kami bawa. Memasuki museum para pengunjung akan di sambut sebuah koleksi berukuran besar berupa kerangka gajah.
Kerangka Gajah

10 August 2016

Sehabis Cerita dari Prajabatan (Seminar Hasil dan Penutupan) di Sukamandi, esoknya saya dan seorang teman (Mas Ulung) berangkat menuju Bandung menggunakan bus dari Cidopo. Perjalanan disekitar 4 jam, selama perjalanan sebagaian besar yang saya lakukan adalah tidur di atas bus. Sampailah kami di Terminal Bus Leuwi Panjang, suasana tidak terlalu ramai. Dari sini, kami melanjutkan perjalanan ke tempat penginapan yang sebelumnya telah saya cari di om google menggunakan ojek online. Namun di tengah perjalanan, motor yang saya pakai bermasalah (ban bocor), sementara teman saya sudah duluan. Berbekal om maps saya menuju penginapan dengan berjalan kaki mengingat jarak yang tidak terlalu jauh dari tempat saya berhenti sekaligus berhemat walaupun tak seberapa.

Sekitar 10 menit, tibalah saya di penginapan “Araya Huis Homestay”. Sebelumnya teman saya sudah check in kamar dan kami memilih kamar yang cukup murah seharga Rp. 100.000/malam, pertimbangan hanya untuk menginap semalam dan sekali lagi berhemat. Kamar yang kami pesan hanya terdiri dari 1 kasur, jadinya kami harus share kasur…. Letak Homestay ini di Jalan Belakang Pasar, Kebon Jeruk, Andir.

Setelah beristirahat sejenak, kami pun memulai perjalanan kami di Bandung. Tujuan pertama kami adalah Farm House, salah satu wisata yang saat ini sangat popular di Bandung. Mengingat karena waktu sudah sore dan jika kami naik kendaraan umum alias angkot mungkin kami masih dalam perjalanan Farm House sudah tutup, maka kami menggunakan ojek online. Letaknya yang di daratan tinggi, maka tanjakan dan udara yang sejuk ditambah hujan rintik-rintik menemani perjalanan kami. Sekitar 30 menit perjalanan, sampailah kami di Farm House
Petunjuk Arah Farm House

03 August 2016

Sebelum melanjutkan petualangan ke Bandung, ternyata saya lupa tulisan ini… Tulisan wajib bagi para backpacker yang ingin melakukan traveling ke Jakarta dan memiliki dana yang terbatas. Salah satu pilihan penginapan yang relatif murah, tetapi fasilitas dan pelayanannya tidak murahan. Tak perlu khawatir penginapan ini asik dan unik.

Traveling menjadi salah satu kebutuhan di era sekarang ini. Hal ini pun tak terbatas pada usia tertentu, mulai dari anak-anak, orang dewasa sampai orang lanjut usia, baik wanita maupun pria bisa melakukan kegiatan traveling. Setiap orang memiliki alasan yang berbeda-beda mengapa melakukan traveling, ada yang ingin menghilangkan rasa lelah selama melakukan rutinitas di kantor, mengusir rasa bosan, menghilangkan stress, ingin menikmati alam, dan masih banyak lagi.
Six Degrees Backpackers Hostel


Banyak orang berpikir bahwa kebanyakan traveling akan menghambur-hamburkan atau menghabiskan uang. Tetapi itu tidak selamanya bisa dibenarkan, tergantung orang yang melakukan traveling dan tipe traveling yang dilakukan. Salah satu tipe traveling yang bisa di kata hemat dan mengeluarkan sedikit biaya adalah traveling ala Backpacker.

02 August 2016

Tahap ini adalah Tahap III sekaligus tahap terakhir dari diklat Pra Jabatan, sebelumnya Tahap I (On Campus) terima materi di BDA Sukamandi, Tahap II (Off Campus) magang di Jakarta, dan Tahap III kembali ke BDA Sukamandi presentasi hasil aktualisasi). Tahap III ini dijadwalkan selama 4 hari dari 21–24 Juni 2016 termasuk penutupan.

Setelah kegiatan Off Campus yaitu aktualisasi nilai dasar ANEKA selesai, kami para peserta Prajabatan kembali ke BDA (Balai Diklat Aparatur) Sukamandi untuk melakukan seminar hasil aktualisasi.

21 Juni 2016, berangkat dari Jakarta (Stasiun Gondangdia) menuju Stasiun Cawang dan melanjutkan dengan numpang mobil teman (Mas Danang) seangkatan prajabatan bersama 2 teman lainnya (Bang Rodo dan Mbak Ratih). Berangkatlah kami ke Sukamandi.


Komunitas yang satu ini tak kalah keren dari komunitas yang lain. Berawal dari  akun inspirasi dengan memberitakan realita pendidikan pedalaman Indonesia sampai membentuk komunitas dengan melakukan aksi nyata secara langsung di lapangan. Komunitas tersebut didirikan oleh Jemi Ngadiono dan diberi nama 1000 guru. Beberapa kegiatan dari komunitas ini, seperti Traveling and Teaching (TnT) kegiatan ini berupa mengajar dan jalan-jalan, Smart Center memberi makanan bergizi bagi anak-anak, dan beberapa kegiatan lainnya.

Kumpulan dari para pemuda dan yang pastinya masih berjiwa muda memberikan sesuatu yang berarti bagi pendidikan anak-anak di pedalaman. Melihat secara langsung, kondisi sekolah, kondisi guru, dan kondisi anak-anak yang boleh di kata tak seperti pendidikan di perkotaan. Namun, di sini bukan kekurangan tersebut yang kami lihat, tetapi semangat anak-anak dalam mengejar cita-cita walaupun dalam berbagai kekurangan tersebut. Membagikan ilmu, menumbuhkan semangat, memberi inspirasi bagi anak-anak, serta menyisihkan sedikit berkat bagi anak-anak di pedalaman dengan berbagi donasi beberapa hal yang kami berikan kepada mereka sebagai rasa peduli.


Follow Me

FacebookTwitterGoogle+InstagramPathYahoo

About Me

-Nando Torajanese||Traveler|| Sementara tinggal di Biak. Suka berpetualang dan mengikuti kegiatan sosial. Ingin keliling Indonesia dan bisa menginjakkan kaki ke beberapa negara

Followers

Setiawan Mangando

Setiawan Mangando

TWP Kepulauan Padaido

TWP Kepulauan Padaido

Popular Posts