16 August 2016

Perjalanan saya ke Pulau Nuca Molas berawal ketika ada kegiatan dari kantor......
Pulau Nuca Molas


Berangkat via udara dari Bandara El Tari, Kota Kupang menuju Bandar Udara Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Setelah sampai di bandara Komodo, kami melanjutkan perjalanan menyusuri daratan Folres dari Kabupaten Manggarai Barat ke arah Kabupaten Manggarai dengan menggunakan motor...

Beberapa desa yang kami lalui dan datangi, seperti Nanga Lili, Repi, Benteng Dewa, Terong, Satar Lenda dan terakhir di Pulau Nuca Molas.

Menginap di Nanga Lili satu malam, kemudian melanjutkan perjalanan ke Satar Lenda.

Perjalanan menuju Satar Lenda sedikit menantang, dimana sebagian besar jalanan belum beraspal, melewati sungai tanpa jembatan ditambah dalam perjalanan kami diguyur hujan. Sebuah jembatan penyeberangan rusak dan putus, sehingga mengharuskan kami untuk melewati sungai.

Sampai di Desa Satar Lenda, kami pun menginap satu malam di Waerebo Homestay, sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Nuca Molas. Paginya, kami menuju Pulau Nuca Molas menggunakan kapal sewaan dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
Pulau Nuca Molas dari kejauhan

Dari kejauhan pulau ini terlihat seperti pulau-pulau komodo dengan kontur berbukit hijau. Sebuah dermaga di bangun di pulau ini untuk memudahkan aktivitas warga yang berlalu lalang ke daratan utama Flores
Pemandangan dari dermaga

Pantai di sekitar Pulau Nuca Molas dominana berpasir hitam dan berkerikil....

Setelah kegiatan selesai, menuju perbukitan yang saya lihat dari kejauhan ketika menyeberang ke pulau ini. Mendaki dengan ditemani 4 teman baru yang merupakan penduduk asli Nuca Molas. Karena cuaca yang sangat panas dan perbukitan yang cukup terjal, maka kami pun tak sampai ke puncak bukit hanya setengah perjalanan.
Bersama teman baru

Walaupun setengah perjalanan, kami dapat melihat pemandangan yang indah dari atas bukit ini... Pemandangan lautan, perbukitan, pemukiman dan daratan utama Flores di kejauhan...
Perbukitan


Lautan, Pemukiman dan Daratan Utama Flores

Kami kembali menuruni bukit untuk kembali ke perumahan warga dan pulang ke Desa Satar Lenda.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Follow Me

FacebookTwitterGoogle+InstagramPathYahoo

About Me

Setiawan Mangando-Nando Torajanese||Traveler||Blogger Sementara tinggal di Biak. Suka berpetualang dan mengikuti kegiatan sosial. Punya impian : mengajak kedua orang tua berlibur, fasih berbahasa Inggris, keliling Indonesia dan merayakan natal di luar negeri yang bersalju

Followers

Setiawan Mangando

Setiawan Mangando

TWP Kepulauan Padaido

TWP Kepulauan Padaido

Popular Posts