16 February 2017

Toraja memang tak akan habis dibahas jika berbicara mengenai wisatanya. Mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, dan wisata religi, semuanya bisa ditemukan di Toraja. Pemerintah dan masyarakatnya pun turut andil dalam pengembangan dan promosi wisata. Melalui Lovely December sebagai kegiatan tahunan yang dijadikan sebagai ajang untuk menunjukkan kayanya wisata di Toraja menjadi magnet bagi para pelancong baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk menginjakkan kaki di Toraja.
Patung Tuhan Yesus Buntu Burake, Toraja

Satu lagi destinasi wisata di Toraja yang naik daun sekarang ini, Patung Tuhan Yesus. Salah satu wisata religi yang menjadi tujuan banyak wisatawan. Terkait patung ini banyak pendapat mengatakan bahwa merupakan patung tertinggi di dunia mengalahkan Patung Tuhan Yesus di Brasil. Menurut informasi yang saya dapatkan dari berbagai sumber, Patung Tuhan Yesus tertinggi adalah Patung Christ The King yang terletak di Portugal dengan tinggi total 110 meter. Patung Tuhan Yesus di Tana Toraja memiliki tinggi 23 meter dengan landasan 17 meter sehingga total 40 meter. Namun patung ini menjadi patung tertinggi jika letaknya diukur dari permukaan laut, karena terletak di atas Buntu Burake dengan ketinggian 1.100 meter diatas permukaan laut (mdpl) .

Patung Tuhan Yesus di Tana Toraja berdiri kokoh di atas Buntu Burake menghadap ke Kota Makale, tepatnya di Kelurahan Buntu Burake, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Patung ini diresmikan pada bulan Agustus 2015. Akhir bulan Desember 2016, saya berkesempatan untuk menginjakkan kaki pertama kali, tepatnya tanggal 26 Desember 2016. Modal nekad dan penasaran serta tak afdol jika sudah di Toraja baru tidak mengunjungi Patung Tuhan Yesus ini dan pastinya sudah menjadi salah satu tujuan yang harus saya kunjungi, apalagi saya orang Toraja masa tidak ke sini. Jadilah saya pergi sendirian menggunakan motor. 

Untuk tiba di atas area patung dari Kota Makale tidaklah susah, dari kota bisa lewat samping Telkom Makale mengikuti jalan sampai ketemu pintu gerbang bertuliskan “Selamat Datang Kawasan Wisata Religi Buntu Burake” sampai di sini jalanan dan sedikit ke atas masih beraspal. Setelah itu jalanan masih berbatu-batu, tetapi jangan khawatir karena jalanan masih dalam proses pengerjaan, nantinya akan bagus kok.
Gerbang

Sampai di tempat parkir, kita harus melalui sekitar 1000 anak tangga untuk sampai di atas Patung Tuhan Yesus. Tak ada pungutan untuk masuk ke kawasan wisata ini, seperti tiket dan uang parkir, semuanya gratissssss.
Parkiran

Dipinggir tangga banyak masyarakat yang menjajankan jualan, ada makanan dan minuman, topi, kacamata, dan asksesoris sebagai oleh-oleh dari tempat ini, seperti baju.
Mendaki Tangga, Lapak Jualan dan Patung Tuhan Yesus sudah terlihat

Sampai di puncak, kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang luar biasa, pemandangan pegunungan yang hijau dan Kota Makale.
Pegunungan Hijau dan Kota Makale

Walaupun destinasi ini masih dalam proses pengerjaan dan belum selesai dengan sempurna. Namun saat saya berkunjung, banyak wisatawan yang datang pula karena pas hari libur. Bukan hanya yang beragama Kristen, tetapi agama lain pun berkunjung. Bukan cuman anak-anak, pemuda dan orang tua, saya pun melihat seorang nenek yang masih kuat untuk melangkahkan kakinya ke setiap anak tangga. Sungguh membuat bangga dan haru, masa tua tak menyurutkan niat untuk mengunjungi dan menginjakkan kaki di Patung Tuhan Yesus. Saya pun sempat mengambil moment ini…..
Nenek yang masih semangat dan kuat

Banyak hal yang dapat anda lakukan jika sudah berada di atas, mau berfoto, mengambil video, mendaki bukit-bukit batu ataupun sekedar duduk-duduk di gazebo yang ada.
Mendaki bukit batu

Duduk di gazebo

Namun sayangnya, sekitaran patung ini tak lepas dari pandangan yang kurang mengenakkan, banyak sampah yang berserahkan dimana-mana. Banyak botol-botol dan bungkusan makanan ringan yang bertumpuk, ada tempat sampah yang disediakan pengelola, berupa besi yang didalamnya diletakkan karung, tetapi sudah rusak. Pengunjung pun harusnya punya kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarang. Sehingga sekitar kawasan wisata ini sedap di pandang mata.
Tumpukan sampah

Dengan adanya Patung Tuhan Yesus, menjadi simbol bahwa Tuhan selalu membekati Toraja dan masyarakatnya. Semoga damai dan sejahtera selalu melekat dalam kehidupan Toraja dan adanya rasa saling menghargai antar umat beragama. Jadi perbedaan bukan digunakan sebagai alat untuk menceraiberaikan, melainkan dijadikan kekuatan untuk hidup saling berdampingan.

So, kalau ke Toraja wajib berkunjung ke Patung Tuhan Yesus…
Ini bukan di Brasil, tetapi di Toraja…

Tidak usah jauh-jauh ke luar negeri, di Indonesia pun ada lhoooo… 

Hasil jepretan...





Reaksi:

10 comments:

  1. Ini baru yang namanya Rio de Janeiro-nya Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas... Ini Indonesia bukan Brasil... Ini Toraja bukan Rio de Janeiro

      Delete
  2. Tempat sebagus itu masih ada aja yang buang sampah sembarangan, ya. T.T
    Btw, iya mirip kayak patung Yesus yang di Brazil ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.... Mungkin sebagian destinasi wisata di Indonesia msh medapatkn perlakuan seperti ini dari wisatawan

      Delete
  3. saya baru tau klo juga ada di toraja, saya taunya yang di Manado
    btw pemandangannya bagus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas... D Toraja jga ada...
      Pemandangannya pegunungan dan Kota Makale, Ibukota Kab. Tana Toraja...

      Ayo ke Toraja

      Delete
  4. Tempatnya indah ya. Andai itu ga ada sampah, akan lebih indah ya. Jadi pengen jelajah Toraja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Indah sekali memang.... Info yg sya dpt sampahnya sudah dbersihkan kok mbak, jadi jangan khawatir...

      Harus ke Toraja mbak...

      Delete
  5. Waah mupeng mau ke sini. Keren banget viewnya.

    omnduut.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus kesni mas... Rencana in dari skrg... Klo bulan desember banyak kgiatan...

      Delete

Follow Me

FacebookTwitterGoogle+InstagramPathYahoo

About Me

Setiawan Mangando-Nando Torajanese||Traveler||Blogger Sementara tinggal di Biak. Suka berpetualang dan mengikuti kegiatan sosial. Punya impian : mengajak kedua orang tua berlibur, fasih berbahasa Inggris, keliling Indonesia dan merayakan natal di luar negeri yang bersalju

Followers

Setiawan Mangando

Setiawan Mangando

TWP Kepulauan Padaido

TWP Kepulauan Padaido

Popular Posts