15 April 2016



Komunitas 1000_guru yang didirikan oleh Jemi Ngadiono adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap pendidikan yang ada di Indonesia terlebih pendidikan di daerah pedalaman. Dengan berbagi motivasi, pengetahuan dan donasi setidaknya memberikan semangat kepada anak-anak untuk tetap belajar dan menuntut ilmu di bangku sekolah apapun kondisi yang mereka hadapi.
Smart Center SDN Rium

Program dari 1000 guru seperti Traveling and Teaching (TnT) yang telah saya posting ditulisan sebelumnya merupakan program jangka pendek.  Untuk program jangka panjang, 1000 guru memiliki program bernama Smart Center. Tak ketinggalan 1000 guru region Kupang (1000guru kupang) pun menjalankan program ini. Penjelasan dari Sdr. Alif Rusli selaku ketua 1000guru kupang mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk memberantas buta aksara dan pemberian makanan bernutrisi bagi murid-murid selama satu tahun.

Adapun sekolah yang menjadi tujuan program Smart Center adalah SDN Rium, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. “Alasan memilih sekolah ini karena berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh tim 1000guru kupang menunjukkan bahwa masih banyak murid walaupun sudah kelas 6,tetapi belum bisa membaca dan berhitung” ungkap Alif. 

“Program ini memberikan makanan tambahan pada hari Senin sampai Kamis dengan menu Susu pada hari Senin, Bubur Kacang Hijau pada hari Selasa, Telur Rebus pada hari Rabu dan Roti atau Umbi-umbian pada hari Kamis serta ada kelas tambahan setiap selesai jam sekolah. Nantinya akan ada evaluasi tiap tiga bulan sekali untuk melihat perkembangan para murid SDN Rium” tambahnya.

Kesempatan untuk turut terlibat dalam kegiatan ini dapat saya rasakan. Tanggal 19 Maret 2016, tim 1000guru kupang akan mendistribusikan bahan makanan ke SDN Rium sebagai tempat pelaksanaan Smart Center, saya pun ikut. Berangkat dari Kupang sekitar pukul 09.30 menggunakan mobil double garden. Saya dan beberapa teman duduk di bak mobil bersama bahan makanan. Kondisi masih seperti sedia kala ketika mengikuti kegiatan TnT #4 sebagai volunteer di SD ini. Jalan yang berkelok-kelok, berbatu, berdebu, kadang tanjakan dan kadang penurunan, tapi tidak apalah, inilah keseruan dan petualangan.
Berangkat dari Kupang

Memasuki daerah SDN Rium, kami disambut gerimis. Pemandangan sekitar sekolah kini berbeda, ketika kegiatan TnT #4 lapangan sekolah kering dan tanpa tanaman, tetapi saat ini sudah ada tanaman yang tumbuh subur, seperti jagung. Kata guru yang mengajar sekaligus menyambut kami, sekitar beberapa bulan lagi jagung-jagung tersebut dapat di panen.
Kondisi lingkungan sekolah

Murid-murid masih berada di sekolah, ketika kami tiba. Beberapa dari mereka, murid-murid kelas VI yang akan mendapat kelas tambahan untuk persiapan ujian nasional. Kami memindahkan bahan makanan yang kami bawa ke dalam ruang perpustakaan.

Bercakap-cakap sebentar, kemudian kembali bergabung dengan murid. Tim mengambil gambar dan video pendapat beberapa murid terkait kegiatan smart center. Salah satu narasumbernya, Maria, murid kelas VI.

“Kami merasa senang dengan adanya smart center ini, yang memberikan kami makanan bergizi, seperti kacang hijau, telur, dan roti serta dapat memberi kelas tambahan. Kami tambah semangat untuk bersekolah. Terima kasih kakak-kakak 1000guru kupang. Katong saying kakak-kakak 1000guru kupang” kata Maria.

Murid SDN Rium


Saya menuju kelas darurat. Masuk ke dalam kelas, melihat-lihat kondisi di temani beberapa murid, khususnya kelas VI yang pada saat kegiatan TnT #4 tempat saya mengajar. Mereka masih mengingat nama saya dan yel-yel yang saya ajarkan… 

Saya bertanya kepada mereka mengenai persiapan untuk ujian nasional. Mereka sudah belajar dan siap, kata mereka. Nantinya akan melanjutkan ke SMPN 2 yang jaraknya lumayan jauh dari rumah mereka. Mereka pun harus berjalan kaki lagi untuk sampai ke SMP itu, tidak ada pilihan transportasi bagi mereka. Tetapi raut wajah mereka terlihat semangat dan tekad yang tidak akan pudar untuk menuntut ilmu walaupun harus butuh perjuangan. Saya pun menyempatkan diri untuk berfoto bersama mereka.
Foto bersama kelas VI


Ke ruang perpustakaan untuk memberikan bahan makanan kepada ibu guru, berupa susu, telur dan beberapa bahan makanan lainnya.
Donasi bahan makanan Smart Center


Setelah itu, kembali ke Kupang…..

Tetapi sebelum tiba di Kupang, kami menuju ke salah satu tempat wisata, Air Terjun Tesbatan…… Keseruan kami di air terjun ini, akan saya ceritakan dipostingan berikutnya…..
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Follow Me

FacebookTwitterGoogle+InstagramPathYahoo

About Me

Setiawan Mangando-Nando Torajanese||Traveler||Blogger Sementara tinggal di Biak. Suka berpetualang dan mengikuti kegiatan sosial. Punya impian : mengajak kedua orang tua berlibur, fasih berbahasa Inggris, keliling Indonesia dan merayakan natal di luar negeri yang bersalju

Followers

Setiawan Mangando

Setiawan Mangando

TWP Kepulauan Padaido

TWP Kepulauan Padaido

Popular Posts