20 November 2015

Setelah kegiatan lokakarya di Makassar selesai, saatnya semua peserta kembali ke daerah masing-masing, kecuali saya. Saya tidak langsung balik ke Kupang, tetapi saya memutuskan untuk tinggal beberapa hari di Makassar. Empat hari dari Rabu sampai Sabtu kesempatan saya untuk bertemu keluarga sekaligus berpetulangan di Makassar.

Makassar dengan julukan Kota Daeng yang menjadi salah satu kota metropolitan di Indonesia menyimpan berbagai destinasi wisata para pelancong, seperti wisata sejarah di Benteng Rotterdam dan Benteng Somba Opu, wisata pantai di Pantai Losari dan Tanjung Bayang, wisata pulau di Pulau Lae-lae dan Pulau Samalona, wisata kuliner di Daya Festival dan Anjungan Losari, wisata belanja tradisional di Pasar Butung dan wisata belanja modern di Mall Panakkukang dan Makassar Town Square, wisata religi di Gereja Katolik Kare dan Mesjid Raya serta masih banyak destinasi wisata yang tersedia di Makassar.

Dan inilah petualangan saya selama 4 hari di Makassar.....


Wednesday Adventure

Mall Panakkukang. Rabu siang saya mengunjungi tempat ini karena jarak yang tidak begitu jauh dari hotel tempat penginapan saat kegiatan lokakarya. Bersama dengan seorang teman (Emmanuela), hanya berkeliling mall dan nonton film di XXI. Letaknya yang strategis di Jl. Boulevard, Kecamatan Makassar salah satu penyebab mall ini ramai dikunjungi

Coffee Toffee Perintis. Rabu malam mendapat undangan dari teman CPNS (Bang Fadly) untuk bersua sembari menikmati secangkir kopi ala CofTof. Tempat nongkrong anak muda yang lebih modern ini terletak di Jl. Perintis Km. 9

Thursday Adventure

Bakso Pasar Minggu. Kamis malam bertemu teman SMA 3 Makale (Febrianti dan Alfrianty) sambil menikmati makanan khas destinasi wisata kuliner ini. Terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan. Harga dan kualitas pasti terjamin berbanding lurus

Friday Adventure

Benteng Rotterdam. Jumat sore berpetualangan ke salam satu wisata sejarah yang ada di Makassar. Terletak di Jl. Ujung Pandang No. 1. Bersama dengan Febrianti dan Alfrianty kami mengeliling menelusuri benteng ini. Benteng rotterdam merupakan peninggalan kesultanan Gowa yang didalamnya tidak hanya ada bangunan, tetapi Museum La Galigo dan ruang tahanan Pangeran Diponegeoro. Arsitek benteng ini bernuansa Portugis. Tidak ada patokan harga tiket masuk, semua diserahkan ke pada para wisatawan yang berkunjung dengan memberi seikhlasnya.

 
Benteng Rotterdam

Makassar Galeri. Petulangan berlanjut ke tempat ini yang terletak di Anjungan Pantai Losari. Bangunan ini adalah salah satu galeri yang memamerkan hasil karya seni anak Makassar dan sekitarnya. Terdapat berbagai lukisan dan patung yang dipamerkan yang pastinya enak untuk di pandang, tapi tidak enak untuk di makan :)
 
Salah satu koleksi Makassar Galeri

Anjungan Pantai Losari. Salah satu icon wisata di Makassar wajib untuk dikunjungi dan semua orang pasti mengenalnya. Merupakan hasil reklamasi Pantai Losari yang disulap menjadi tempat wisata. Menyuguhkan patung setengah badan pahlawan dari Sulawesi Selatan, terdapat mesjid terapung serta tulisan dan icon dari setiap suku yang mendiami Sulawesi Selatan, Suku Toraja, Suku Bugis, Suku Makassar, dan Suku Mandar. Disini juga terdapat jajanan khas Makassar, seprti pisang epe berbagai rasa ada rasa durian, cokelat, keju ataupun rasa kombinasi yang sempat saya nikmati bersama Febrianti dan Alfrianty.
 
Anjungan Pantai Losari

Saturday Adventure

Benteng Somba Opu. Sabtu siang ke tempat ini. Jika Indonesia punya Taman Mini Indonesia di Jakarta, maka Makassar memiliki Taman Mini Benteng Somba Opu. Terletak di Jl. Daeng Tata Kecamatan Makassar yang berjarak sekitar 10 km dari Anjungan Pantai Losari. Benteng ini merupakan benteng peninggalan Kesultanan Gowa. Di dalam area benteng ini di bangun rumah adat dari setiap Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Selatan, seperti Tongkonan dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Selain itu, terdapat destinasi wisata, yakni Gowa Discovery Park.

 
Benteng Somba Opu

Pantai Tanjung Barat. Berlanjut ke pantai yang Terletak di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Pantai yang berjarak sekitar 10 km dari Anjungan Pantai Losari berdekatan dengan muara Sungai Jeneberang. Pantai ini bersubtrat pasir hitam dan pecahan karang dan ini tempat yang pas untuk melihat matahari terbenam.
  
Pantai Tanjung Barat

Daya Festival (DaFest). Salah satu wisata kuliner di Makassar yang berada di Jl. Parumpa, Daya. Disini tersedia berbagai makanan ala Makassar, seperti Coto Makassar dan Sop Kondro maupun makanan lainnya di luar Makassar. Bersama dengan teman Ilmu Kelautan UNHAS menikmati makan siang di DaFest.

Makassar Town Square (M'TOS). Sebagai wisata belanja modern yang terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan dan menawarkan berbagai produk kecantikan, fashion, alat kesehatan, kuliner, toko buku, bioskop dan sebagainya menjadikan tempat ini ramai pengunjung. Saya mengakhiri petualangan malam saya di Makassar di tempat ini sebelum besok pagi kembali ke Kupang. 

Beberapa destinasi wisata yang patut anda kunjungi ketika menginjakkan kaki di Kota Daeng ini, seperti yang telah saya lakukan walaupun masih banyak tempat yang luar biasa yang tersimpan di Makassar.

Ayo visit Kota Daeng

Sisi lain.....

  
Sungai Jeneberang

 
"Tedong Bonga" icon Suku Toraja di Anjungan Pantai Losari

"Tongkonan" icon Suku Toraja di Anjungan Pantai Losari

 
"Tongkonan" rumah adat dari Kabupaten Tana Toraja di Benteng Somba Opu

 
Sisi lain Tongkonan di Benteng Somba Opu

 
Lumbung orang Toraja di Benteng Somba Opu

 
Rumah ada Luwu di Benteng Somba Opu

 
Gowa Doscovery Park di Benteng Somba Opu

 
Museum La Galigo di Benteng Rotterdam

 
Ruang Tahanan Pangeran Diponegoro di Benteng Rotterdam
Reaksi:

1 comment:

Follow Me

FacebookTwitterGoogle+InstagramPathYahoo

About Me

Setiawan Mangando-Nando Torajanese||Traveler||Blogger Sementara tinggal di Biak. Suka berpetualang dan mengikuti kegiatan sosial. Punya impian : mengajak kedua orang tua berlibur, fasih berbahasa Inggris, keliling Indonesia dan merayakan natal di luar negeri yang bersalju

Followers

Setiawan Mangando

Setiawan Mangando

TWP Kepulauan Padaido

TWP Kepulauan Padaido

Popular Posts