15 January 2016

Sebagai orang yang bekerja dan bergelut di bidang kelautan, maka seharusnya para pegawai yang ada di Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki kemampuan dalam melakukan monitoring sosial ekonomi dan sumberdaya laut sebagai bagian dari pengelolaan kawasan konservasi. Oleh karena itu, BKKPN Kupang memiliki program bimbingan teknis (Bimtek) Monitoring Sosial Ekonomi dan Terumbu Karang Beserta Ekosistem Terkait Lainnya. Bimtek ini dimaksudkan agar para pengelolaa KKPN dapat menjadi tenaga monitoring dalam kegiatan monitoring yang akan dilakukan dalam kawasan konservasi sebagai ruang lingkup pekerjaan BKKPN Kupang di masing-masing kawasan.
Bali

Kegiatan ini dilaksanakan di Bali tepatnya di Kuta Station Hotel untuk materi dan tempat menginap peserta, sedangkan untuk praktik lapangan di sekitar Tanjung Benoa. Peserta terdiri dari pegawai BKKPN baik yang berada di Kupang (TNP Laut Sawu-NTT) maupun pegawai yang berada di 7 kawasan lainnya (TWP Padaido-Papua, TWP Kapoposang-SulSel, TWP Gili Matra-NTB, SAP Aru Tenggara-Maluku, TWP Laut Banda-Maluku Tengah, SAP Waigeo Barat-Papua Barat dan SAP Raja Ampat-Papua Barat), selain itu beberapa tenaga teknis diikutkan dalam kegiatan ini. Pemateri berasal dari pegawai Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang berpengalaman pada bidang mereka masing-masing.
Kuta Station Hotel

Mekanisme kegiatan ini, peserta terbagi dalam 5 tim yakni GIS (Geographic Information System), Terumbu Karang-Ikan Karang-Macrobenthos, Lamun, Mangrove dan Sosial Ekonomi. Penetapan peserta yang masuk ke dalam tim sesuai dengan minat dari peserta dan untuk peserta yang dari kawasan setidaknya dilebur sehingga terdapat perwakilan dari kawasan dalam setiap tim tersebut.

Karena ketertarikan dan pada saat kuliah saya melakukan penelitian terkait lamun, maka saya masuk dan memilih untuk bergabung dengan Tim LAMUN. Walaupun saya maunya semua bisa saya ikuti tapi harus memilih satu.

Tim Lamun terdiri dari 6 orang (Mama Maria, Mas Lukman, Mbak Asih, Mas Abid, Mas Suhaidi dan Saya) yang dimentori oleh Bapak M. Husni Azkab sebagai ahli lamun yang memang menggeluti dunia lamun. Tim lamun seperti tim lainnya, menerima materi dan berdiskusi dalam kelas terkait cara monitoring lamun, setelah itu tim menuju Tanjung Benoa untuk mengaplikasikan materi yang di terima. Karena kondisi perairan yang tidak mendukung, maka tim setidaknya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan perairan yang cocok untuk dijadikan tempat simulasi monitoring, tepatnya di sekitar perairan Pulau Serangan.
Seagrass Team

Hasil yang didapatkan kemudian dilanjutkan dengan melakukan pengolahan data di dalam kelas dan diadakan diskusi terkait simulasi yang telah dilakukan dan hasil yang didapatkan. Setelah semuanya selesai, maka kegiatan Bimtek Monitoring Sosial Ekonomi dan Terumbu Karang Beserta Ekosistem Terkait Lainnya pun berakhir.

Tak ketinggalan kegiatan adventure selama kegiatan Bimtek dilaksanakan, beberapa destinasi wisata yang ada di Bali sempat saya kunjungi, seperti....

Pantai Kuta. Terletak di Jl. Pantai Kuta merupakan pantai yang menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan dan pantai yang wajib dikunjungi ketika berwisata ke Bali. Pantai ini berpasir cokelat halus dan ombak yang cocok untuk surfing serta menjadi lokasi yang cocok untuk menikmati sunset.
Pantai Kuta

Monumen Bom Bali. Terletak di Jl. Legian merupakan monumen untuk mengenang para korban bom Bali dengan menulis nama beserta asal negara dan berdiri bendera dari para korban.
Monumen Bom Bali

Malam hari di Jl. Legian. Tidak seperti pada pagi dan singa hari yang terasa sepi, daerah disepanjang jalan ini sangat ramai oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara pada malam hari. Banyak dari mereka berkumpul hanya untuk menikmati dan melihat jalan ini pada malam hari, seperti kami maupun ikut berbaur dalam suasana malam dengan cafe disepanjang jalan yang terbuka lebar bagi siapa pun yang ingin bergabung.
Jl. Legian

Nonton di Beachwalk Shopping Center. Terletak di Jl. Kuta yang merupakan destinasi wisata belanja modern dengan berbagai brand yang dipasarkan, tempat nongkrong dan bioskop yang menjadi tujuan kami mengujungi tempat ini untuk nonton film “The Hunger Games : Mockingjay Part II”. Walaupun ending dari film ini sedikit mengecewakan, tetapi tetap menikmati.
Beachwalk Shopping Center

Kegiatan wisata di sekitar Tanjung Benoa. Daerah pantai, cocok bagi wisatawan yang lebih menyukai berwisata air. Di tempat ini banyak disediakan berbagai water sport, seperti parasailing, banana boat, jetski, scuba diving, snorkling, flying fish dan seawalker serta flyboarding.
Tanjung Benoa

Deluang Sari Turtle Farm. Destinasi wisata yang menjadi tempat penangkaran penyu dan beberapa hewan lainnya, seperti ular, kelelawar dan burung. Terletak di sebelah barat Tanjung Benoa sehingga untuk menuju tempat ini harus menggunakan perahu.
Deluang Sari

Penyu di Deluang Sari

Bali Bird Park. Berupa taman burung yang terletak di Jl. Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Kec. Gianyar, Bali. Tiket masuk ke tempat ini berkisar Rp. 100.000/oang.
Bali Bird Park

Pasar Seni Guwang Sukawati. Merupakan pasar tradisional yang terletak di Jl. Raya Sukawati, Batubulan - Sukawati, Kec. Gianyar. Berbagai barang diperjualbelikan di tempat ini yang dapat dijadikan oleh-oleh jika berkunjung ke Bali, seperti sarung bali, baju, ukiran bali, dan lain-lain.
Pasar Seni Guwang Sukawati

Pantai Sanur. Berlokasi di Desa Sanur, Kota Badung, Bali. Pantai ini memiliki pasir cokelat yang halus. Beberapa aktvitas yang dapat dilakukan disini, seperti berenang, snorkling, maupun berjemur. Banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai ini pada saat liburan.
Pantai Sanur

Membeli Ole-ole di Krisna. Berada di  Jalan Nusa Kambangan Denpasar. Merupakan tempat yang menjadi tujuan dari para wisatawan yang ingin membeli ole-ole khas Bali. Banyak barang dan makanan yang dijual disini yang pastinya berciri khas Bali, seperti baju, sarung, kain, baju, makanan, dan souvenir. Harganya tidak menguras isi dompet. Jadi anda harus mengunjungi tempat ini.....

Perjalanan di Bali dalam beberapa hari tidak akan cukup untuk berkeliling mengunjungi semua destinasi wisata yang ada. Perlu waktu yang lebih lama dan manajemen perjalanan untuk dapat mengelilingi lebih banyak tempat dengan waktu yang singkat dan pastinya pengeluaran sedikit.

Sisi lain......
The Hunger Games : Mockingjay Part II at Beachwalk Shopping Center

Bali Bird Park

Poster di Bali Bird Park

Patung Penyu di Deluang Sari

Ular Koleksi Deluang Sari

Deluang Sari

Mangrove

Pantai Sanur

Jl. Legian di malam hari

Bali

Bali

Salah satu sisi jalan di Bali

Bali

Mangrove di sekitar Deluang Sari

Suasana Pasar Seni Guwang Sukawati


Semoga suatu hari nanti kembali ke Bali lagi....
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Follow Me

FacebookTwitterGoogle+InstagramPathYahoo

About Me

Setiawan Mangando-Nando Torajanese||Traveler||Blogger Sementara tinggal di Biak. Suka berpetualang dan mengikuti kegiatan sosial. Punya impian : mengajak kedua orang tua berlibur, fasih berbahasa Inggris, keliling Indonesia dan merayakan natal di luar negeri yang bersalju

Followers

Setiawan Mangando

Setiawan Mangando

TWP Kepulauan Padaido

TWP Kepulauan Padaido

Popular Posts